Thursday, June 19, 2008

Pasir Pupur Minus Istana..














Ada satu tempat dengan pasir sehalus bedak, dan anak-anak yang setiap hari bermain di sana, dari siang hingga maghrib tiba. Kalau kita mampir, anak-anak itu akan sengaja bermain sambil mendekat. Kalau kita pindah lagi? Mereka ikut pindah. Begitu terus hingga kita harus menyerah dan bergabung bersama mereka.
"Kalian mau main apa? Bikin istana pasir?" kita bertanya. Tapi anak-anak itu menggeleng-geleng dengan wajah jenaka. "Pasir macam pupur begini mana bisa kak?" kata salah satu dari mereka. Betul juga. Jadi? Ya sudah, kita ikut saja lah baiknya. Pertama-tama terjun ke air laut, berenang-renang di airnya yang jernih itu. Setelahnya, bergulung-gulung diri di pasir. Begitu terus, berulang-kali.

(Kanan atas: Resi dan Zico, dua di antara kelompok anak yang bermain bersama kami hari itu ngotot tampil di depan kamera sebelum dia dan gank-nya pamit..)

(foto oleh Aldi, terima kasih!)





2 comments:

nadya said...

wow ... di mana tu mbak?

Prima Rusdi said...

Belitong