Friday, October 20, 2006

Profesi Saya Ternyata...



















Dalam beberapa bulan terakhir, hidup saya cuman tergantung pada sekian helai baju yang keluar masuk dari sebuah koper kecil yang saya bawa kemanapun saya bepergian. Saya bukan fashionista yang harus pusing untuk selalu tampil dengan model terkini. Saya juga enggak punya biaya untuk itu. Lebih serunya, saya juga tidak perduli-karena saya tahu 'jaim' itu perlu biaya besar, jadi kenapa pusing? Pakaian saya praktis, gampang dibawa, bisa 'disulap' dari kasual jadi semi resmi, dan yang terpenting adalah nyaman dipakai.


Kalau saya pikir orang lain tidak memperhatikan, ternyata saya salah besar! Kemarin pagi, di salah satu gerai laundry dekat rumah, pegawai yang membantu saya tampak menganga. Pasalnya, pakaian-pakaian saya itu sudah tercatat di data base mereka beberapa kali dalam waktu dekat ini. Jadi bukan salah si Mas itu kalau akhirnya dia tanya, "Maaf Mbak, sebetulnya profesinya apa ya?" Saya berpikir sesaat sebelum menemukan jawaban brilian, "..profesi saya? Ya begini ini Mas, antar-jemput cucian.."

1 comment:

Anonymous said...

mau dong mbak, anter-jemput pakean gue juga. tp ke martiningzih ya, jgn martinizing (spell gue udh bener blm ya ;p)